Sabtu, 28 Juli 2018

Keajaiban Sedekah pada Kucing


Keajaiban Sedekah pada Kucing - Semenjak kecil saya sudah suka dengan kucing, hewan yang memiliki bulu dengan wajah yang unyu. Tapi beberapa teman saya juga tidak menyukai kucing, justru karena bulu-bulunya dan cakarannya yang mematikan.

Saya tidak pernah membeli kucing, tapi saya pernah mengambilnya satu waktu di pasar. Ibu tidak membolehkannya, karena kucing sering merusak sofa dengan cakarnya. Tapi karena tidak ingin saya kecewa dan menangis, ibu mengizinkan saya membawa pulang. Kali ini yang nangis bukan saya, malah kucingnya hahaha ... jadi kucing itu saya naikkan becak eh meraung-raung.  Namun saya kekeh ngebawa pulang, harus saya jadikan  hewan peliharaan. Lambat laun kucing itu pun luluh, dan akhirnya beranak pinak hingga ada 32-an yang terhitung. Sayangnya beberapa tetangga tidak menyukai dan memberinya racun, beberapa meninggal dan ada juga yang dijatuhkan ke sungai. Sedih dan menangis saya waktu itu. Kenapa segitu teganya mereka.

sedekah pada kucing sedekah untuk kucing berkat sedekah pada kucing keajaiban sedekah pada kucing sedekah pada seekor kucing kisah sedekah pada kucing sedekah makanan pada kucing sedekah kucing sedekah kucing makan sedekah buat kucing sedekah dengan kucing sedekah kepada kucing sedekah makanan kucing sedekah pada kucing sedekah sama kucing sedekah terhadap kucing berkat sedekah kepada kucing


Kisah sedekah pada seekor kucing

Saya pernah membaca alkisah, terjemahan dari kitab Nashaihul Ibad dari Ibnu Hajar Asqalani. Diceritakan oleh Abu Bakar As Syilbi yang bermimpi, bertegur sapa dengan Allah SWT.

"Wahai Abu Bakar kamu tahu nggak kenapa aku mengampunimu?" tanya Allah dalam mimpi Abu Bakar.


"Karena amal salehku, ya Allah?" Tanya Abu Bakar balik kepada Allah.

Lantas Allah berfirman, "Bukan!"

"Apa karena keikhlasanku beribadah ya Rab?" ucap Abu Bakar kembali

Lantas Allah berfirman, "Bukan!"

"Karena ibadah hajiku, puasaku, dan shalatku?" ucap Abu Bakar lagi.

Lantas Allah berfirman, "Bukan!"

"Karena hijrahku pada orang-orang saleh dengan menuntut ilmu kah?" Jawab Abu Bakar kemudian.

Lantas Allah berfirman, "Bukan!"

"Ya Allah karena apakah gerangan?" ungkap Abu Bakar penasaran.

Kemudian Allah berfirman, "Ingatkah ketika engkau berjalan di jalan Baghdad lalu engkau menemukan anak kucing yang hampir mati karena kedinginan, kemudian engkau mengambilnya karena merasa kasihan dan meletakkanya di atas tungku demi menjaganya dari kematian."

"Oh, ya itu!" Abu Bakar menanggapi.

Lantas Allah berfirman, "Karena kasih sayangmu kepada kucing itulah aku menyayangimu."

MasyaAllah, dari kisah di atas, bukti betapa Allah menyayangi manusia dan menggugurkan dosanya hanya karena menyelamatkan kucing. Yuk Gengs, gimana kalau kebaikan ini kita teruskan. Dengan cara yang sangat mudah tentunya, kita bisa sedekah makanan pada kucing.

Jika di rumahmu ada wadah yang tidak terpakai, bisa digunakan untuk menaruh makanan sisa. Misalnya tulang, kepala ikan, atau daging yang tersisa karena kamu nggak abis makannya. InsyaAllah akan ada kucing-kucing yang berdatangan mengendus dan memakannya. Masih ingat nggak gengs, kalau kucing termasuk hewan yang paling disayangi Nabi kita Muhammad SAW?  Dan bahkan karena kucing pun, Allah menggugurkan dosa hambanya yang ketika itu menyelamatkan seekor kucing yang hampir sekarat. Semoga kisah di atas bisa kita petik hikmahnya, ya Gengs. Salam!

14 komentar:

  1. Buseet, sampai 32 ekor yaa :D
    Dulu di rumah pernah pelihara kucing anggora tapi hilang dicuri orang..hiks
    Sekarang kalau ada kucing main ke rumah sering dikasih makan

    BalasHapus
  2. Mmm... Jujur sih saya ndak suka kucing, saya ada alergi dengan bulunya. Saya lebih pilih pelihara anjing, karena bisa saya ajak naik gunung juga sebagai teman.


    Salam.

    BalasHapus
  3. aku suka kucing, beberapa kali punya. tapi pertimbangan sering pergi akhirnya sekarang dah ga pelihara lagi, tapi kalo ada sisa ikan di rumah aku kasih ke kucing di sekitar rumah

    BalasHapus
  4. Aku suka kucing krn satu2nya peliharaan yg bs dielus dan tdk najis...tp takut bulunya mengganggu kesehatan iwk. Jadi aku pilih suka dia aja deh

    BalasHapus
  5. Aku salah satu pecinta kucing dan dulu pernah punya kucing kampung yang akhirnya meninggal.. Dan aku ga pernah tau letak bangkainya dimana.. Jadi sedihh kalo inget kucing itu

    Tapi aku ga pernah bisa kasian sama kucing di pinggir jalan yg dekil.. Belum sepenuhnya bisa sayang sama kucing

    BalasHapus
  6. Aku salah satu pecinta kucing dan dulu pernah punya kucing kampung yang akhirnya meninggal.. Dan aku ga pernah tau letak bangkainya dimana.. Jadi sedihh kalo inget kucing itu

    Tapi aku ga pernah bisa kasian sama kucing di pinggir jalan yg dekil.. Belum sepenuhnya bisa sayang sama kucing

    BalasHapus
  7. Kucing asal ada yg ngerawat mah bagus. Cuma kadang klo ada sodara yg alergi bulu repot dah

    BalasHapus
  8. Aku kalo dirumah selalu biasain ngasih makan sama kucing, soalnya banyak kucing kucing kampung disekitar rumah. Rasanya seneng aja bisa liat kucing makan dengan lahap

    BalasHapus
  9. Aku jg suka kucing. Di rumah ada 9. Trus yg sering ikut makan ada sekitar 5.

    Paling sedih kl ada yg jahat sm kucing... apalagi sampe nyiksa atau kasih racun.

    Oiya, biar kucingnya gak beranak pinak, bisa loh disterilkan. Bisa kawin, tp gak beranak.

    BalasHapus
  10. Aku suka banget ma kucing.. selalu ada makanan untuk kucing liar yg ku sediakan.Paling g suka kalau ada yg jahat sm kucing, rasanya ku ikut jengkel n sedih :(

    BalasHapus
  11. Dulu sempat alergi bulunya, lama-lama enggak. Sering main juga sama kucingnya temen. Kalau lagi stress kucing pun bisa jadi obat penghibur :)

    BalasHapus
  12. sama kucing aja balesannya luar biasa ya mba, manusia apalagi coba :)

    BalasHapus
  13. Aku jadi inget kucingku si Mischa yang ilang. Hiks

    BalasHapus
  14. Aku tau nya klo sayang sama kucing dapat pahala gitu aja sih hehe.

    BalasHapus

Terima kasih telah berkunjung, tunggu kunjungan balikku ya. Salam!