Perjalanan Virus Corona Masuk ke Indonesia



Perjalanan Virus Corona Masuk ke Indonesia - Pertengahan Desember 2019 lalu, ada kasus gejala peradangan paru (pneumonia) yang berat di Tiongkok. Setelah ditelurusi, ada hubungan antara pasien yang sakit dan kunjungan dirinya ke pasar seafood di Huanan, Kota Wuhan. Hasil pemeriksaan tersebut menunjukan adanya infeksi virus bernama 2019-novel Coronavirus (2019-nCoV) atau Wuhan Coronavirus.





Wuhan Coronavirus ini mirip dengan penyakit yang dulu juga booming menyerang SARS, dan MERS. Kemungkinan besarnya virus ini ditularkan dari hewan kelelawar dengan perantara hewan lain yang bisa menginfeksi manusia lewat kotoran atau proses memasak yang kurang matang. Penemuan lainya, perawat yang merawat pasien terinfeksi ini terkena virus serupa. Tim rumah sakit di Tiongkok, telah mengkonfirmasi jika tidak hanya hewan ke manusia, tetapi bisa manusia ke manusia.

Sementara awal Januari, terdengar kabar jika di Korea Selatan ada pasien dengan gejala serupa. Riwayat perjalanannya menunjukan, dia dari Kota Wuhan. Sampai penyakit ini menyebar ke seluruh Asia, tidak hanya itu sampai lintas benua dan WHO (World Health Organization) mendeklarasikan jika ini penyakit yang menjadi perhatian internasional pada 30 Januari 2020. Lantas pada 11 Februari 2020, WHO mengumkan nama resmi dari Wuhan Coronavirus menjadi COVID-19, 'CO' dari corona, 'VI' dari virus 'D' dari disease dan angka '19' dari tahun virus ini ditemukan. Kemudian di tanggal 11 Maret 2020, WHO merilis jika COVID-19 sudah menjadi pandemi.


Pandemi adalah sebutan dari penyakit yang sudah menjangkit secara bersama dan penyebarannya global di seluruh dunia. WHO mengeluarkan maklumat kepada setiap negara untuk membuat sistem kesehatan, untuk menghindari wabah ini menyebar. Karena penyebarannya melalui manusia ke manusia yang lain dan karena penyakit ini sudah masuk ke Indonesia menyebabkan banyak yang meninggal. Indonesia mulai memberlakukan lockdown (mengunci seluruh akses keluar masuk di daerahnya).




Gejala Infeksi COVID-19

            Awalnya seperti infeksi virus lain, keluhan yang dialami semacam batuk, pilek, demam dan nyeri tenggorokan. Biasanya pasien renta yang punya dayan tubuh rendah, yang mudah terserang. Makanya penting sekali untuk menjaga daya tahan tubuh.

Jika virus corona menyerang dalam tubuh, akan ada reaksi yang lebih besar lagi yakni peradangan paru yang disebut pneumonia. Batuk yang disertai sesak napas, kabar buruknya bisa membuat seseorang gagal napas dan membutuhkan ventilasi mekanik di ruang intensif untuk bertahan. Peradangan hebat juga bisa terjadi, keadaan ini disebut dengan sepsis. Pasien mengalami tekanan darah rendah,  yang membuat tubuh melemah sampai menyebabkan kematian.

Upaya Pencegahan Dalam Perlindungan Diri Dari Infeksi Corona

COVID-19 mudah menyerang seseorang yang punya imun rendah, maka pertahanan tubuh seseorang harus optimal. Apa saja yang harus dilakukan untuk menerapkan gaya hidup sehat ini?

Mempunyai waktu istirahat yang cukup

Tubuh seseorang setiap harinya bertemur dengan kuman, dengan punya waktu istirahat yang cukup 7-8 jam setiap hari akan membuat seseorang punya metabolisme yang baik.

Perbanyak asupan sayuran dan buah

Kandungan yang ada dalam vitamin dan mineral pada buah serta sayuran, bisa membantu sistem imun tubuh menjadi kuat. Usahakan makanan yang dikonsumsi tubuh mengandung vitamin A, B, C, D dan E, serta lemak omega 3. Apa saja contoh dari makanan tersebut? Bisa dari psang, wortel, bayam, kacang-kacangan, brokoli, pepaya dan lain sebagainya.





Olahraga dengan rutin

Karena harus menjaga jarak dan tidak boleh ke luar rumah, anda bisa melakukan olahraga seperti home workout, jalan kaki memutari rumah, lari di empat dan lain sebagainya.

Menjaga kebersihan tangan

Dengan rajin mencuci tangan di bawah air yang mengalir dan sabun, kuman, kotoran dan mikroba bisa membunuh dan mengurani penyebaran virus corona. Lakukan cuci tangan rutin, ketika anda melakukan perjalanan di luar rumah segerakan untuk menuju keran air yang mengalir. Semoga virus corona segera hengkang dari Indonesia dan Dunia, mari berdoa dan terus berusaha menjaga pola hidup dengan baik.



#BPNRamadan2020, 
Day #1

Tidak ada komentar untuk "Perjalanan Virus Corona Masuk ke Indonesia"