Minggu, 16 April 2017

Iga Bakar Kedai Ungu Kaliwungu

Iga Bakar
Iga Bakar Lezat

Bloggerkendal.com - Iga Bakar, menjadi salah satu makanan favorite saya. Dulu di Kaliwungu ada warung langganan saya, tetapi sekarang sudah tutup. Kebetulan teman-teman ngajak ke Kedai Ungu, tempat makan dengan nuansa ungu yang ada di daerah Sawah Jati. Begitu melihat list menu tertera pilihan Iga Bakar, liur rasanya mau menetes karena sudah lama tidak menikmati menu kesukaan saya itu. Sebenarnya ini kali ketiga saya memesan, tetapi lupa mau mengulasnya.

Iga bakar yang disajikan di kedai ungu, dagingnya lembut dan lumuran bumbu BBQ-nya bisa bercampur baur rata. Sayangnya kali ketiga ini mungkin mbaknya membakarnya agak kegosongan, jadi terlihat menghitam.

Menurut Stefu Santoso dan Chandra Yudasswara dalam memasak iga bakar yang empuk, juicy dan enak ada beberapa tahapan.

·         Pertama pilih iga bakar yang berkualitas bagus, karena semakin berkualitas daging potensi rasa enaknya akan semakin besar.


Ayam Bakar
Ayam Bakar Pesanan Sahabat saya


·        Kedua, dalam tehnik merebus, direbus bersama rempahnya sampai lembut dengan api kecil. Bagaimana cara mengenali jika iga sudah terebus dengan baik, ialah melihat dagingnya yang hampir lepas dari tulang.

·         Ketiga, pemilihan bumbu dan saus harus terkombinasi dengan baik. Apalagi pada proses pembakaran, ini sangat menentukan rasa iga bakarnya. Bakar di saat alat pembakar benar-benar sudah panas.

·         Terakhir, Iga yang lezat akan dinilai dari daging yang mudah lepas dari tulangnya tanpa kita perlu mengeluarkan tenaga saat menikmatinya. Ada istilahnya juga lho, 'fall of the bone'.

Dan sepertinya cara memasak  Iga Bakar empuk dari Kedai Ungu, menggunakan salah satu dari resep iga bakar enak di atas. Karena ketika saya memotong dagingnya tidak kesulitan, istilah fall of the bone tersebut juga saya buktikan sendiri ketika menikmati iga bakarnya. Buat pecinta masakan iga, tidak ada salahnya mencicipi iga bakar di Kedai Ungu.

Iga Bakar
Banner Pemandangan

Namanya juga Kedai Ungu, warna cat di setiap dindingnya hampir berwarna ungu. Ada tempat duduk lesehannya buat yang demen selonjoran,  juga ada tempat makan dengan meja dan kursi. Anda juga bisa memilih untuk duduk di lantai atas, bisa bawa keluarga, teman dan untuk acara rombongan. Saya paling suka menatap banner besar yang dipasang  di tembok sebelah kiri, karena menampilkan pemandangan pesawahan. Alih-alih sebagai penggambaran kalau kita, sedang menikmati sejuknya suasana dengan menyantap makanan yang disajikan.

Es Campur
Es campur 

Kedai ungu juga menawarkan banyak menu makanan lainnya kok, lengkap dan komplit juga malah. Tempatnya mudah ditemukan, dari jalur arah masjid lurus hingga nemu perempatan Sawah Jati  itu masih lurus tidak jauh. Ada tempat makan bernuansa ungu di sisi kiri jalan, kalau dari arah Sekopek berarti di sisi kanannya. Oke, selamat hunting makanan.


Salam

28 komentar:

  1. Bannernya berasa nyata ya. Seperti halaman belakang :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, sayang suasanannya agak gelapan menjelang magrib soalnya mba Lin :-D. Kalo siang pasti cerah.

      Hapus
  2. Aku naksir es campurnya. Segala buah2han aku suka :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama mba Wid, buah-buahan kan menyehatkan hehehe

      Hapus
  3. Wah banner pemandangannya boleh juga tuh, serasa makan langsung di daerah pegunungan ya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahha iyo mba Liannn, padahal ya apus-apus :-D

      Hapus
  4. Blum nyobain klo yg d bakar bumbu barbeque ini enk bngt sptny... noted mba

    BalasHapus
  5. Waaaaah jadi ngiler! Es buahnya juga seger bangeeeeet :3

    BalasHapus
  6. Sungguh selama di indonesia blm pernah makan iga bakar Nyi...
    Terakhir makan saat masih di Taiwan

    BalasHapus
  7. jadi pengen nyobain nih, semua serba Ungu ya? Wah.... penasaran

    BalasHapus
  8. Hihi iyaa, item pisan iganya..untung tetap enakk..

    BalasHapus
  9. Wih kelihatan enak tuh iganya apalagi ga perlu gigit dengan keras dagingnya. Berapaan ya?

    BalasHapus
  10. Waduh,bikin lapar selaluuuu

    BalasHapus
  11. Jadi pengen nyobain Iga bakarnya plus bumbu barbequenya..

    BalasHapus
  12. Iga bakarnya keliatan enak banget. Sambalnya pedes nggak?

    BalasHapus
  13. Tempatnya kayaknya sederhana, penyajianya juga biasa aja tapi liat iga bakar sama ayam bakarnya yang mengkilat-kilat penuh bumbu gitu, gak perlu plating bagus-bagus, udah sukses bikin ngiler sengiler-ngilernya :D

    BalasHapus
  14. Ya ampun, igaaaa. Enak banget ini yaaa. Tambah es campur pula. Alamaaakk

    BalasHapus
  15. Entah kenapa suka daging yg ada tulangnya. ga suka daging tok kecuali steak hehe.. pas liat pict iga d atas euh mupeng

    BalasHapus
  16. Iga bakarnya menggoda sekali, aku jd laper lagi :D
    Hooh iya pernah liat di Master Chef kalau dagingnya lepas gtu tanda iganya dimasak dgn baik :D

    BalasHapus
  17. Aku jg suka bgt iga mbaa. Mulai dr sop iga, iga penyet, apalagi iga bakaaar <3

    BalasHapus
  18. Wah favorit ini, jadi ngences liat gambarnya

    BalasHapus

Terima Kasih telah berkunjung ^_^